Bisnis Royalty Free Microstock Yuk!

Artikel ini merupakan langkah-langkah lengkap menjadi seorang Freelancer microstocker yang telah berhasil dirangkum oleh surtan.id dari hasil pengalaman pribadi dan juga dari pengetahuan-pengetahuan di internet yang telah diberikan oleh senior terdahulu.
Anda dapat dengan mudah mencari informasi yang diinginkan secara langsung dengan meng-klik judul dibawah ini, namun ada baiknya bagi teman-teman yang sama sekali belum paham bisnis microstock dan ingin memperdalam maka disarankan baca artikel ini secara berurutan.

Daftar isi :
xyz. Tentang bisnis
1. Mulai membuat karya
2. Cara membuat rekening online untuk menerima gaji dari agensi-agensi microstock
3. Cara Mendaftar Kontributor Shutterstock Terbaru
4. Memahami Perpajakan dan Cara Mengisi Form Pajak W-8BEN Shutterstock
5. Cara Mengisi Keyword di Microstock dengan Mudah dan Cepat
6. Cara Upload Vector Ke Berbagai Agensi Sekaligus dengan Sekali Klik


Apa itu Royalty free?

Royalty free adalah jenis lisensi yang menjadikan penggunaan karya menjadi non-eksklusif, tidak terbatas, dan berganda, dengan beberapa batasan atau ketentuan.
  • Non-eksklusif artinya : Pembeli bebas membeli karya yang sama dengan pembeli lain, karenanya harga karya tersebut dibanderol dengan harga yang rendah.
  • Tidak terbatas artinya : Karya yang dibeli oleh pembeli bisa digunakan sampai kapanpun.
  • Berganda artinya : Pembeli cukup melakukan satu kali pembelian, produk tersebut bisa digunakan berkali-kali
  • Beberapa batasan artinya : karya yang telah dibeli oleh pembeli harus digunakan berdasarkan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan. Seperti jumlah penggunaan pada poin tiga yang sesungguhnya ada batasannya.
Jadi jenis lisensi ini memberikan pembeli serangkaian hak yang ditentukan untuk menggunakan karya dalam berbagai cara, dengan biaya tetap satu kali

Apa itu microstock?

Microstock adalah kata yang berasal dari penggabungan istilah micropayment dan stock digital. Dengan kata lain, Microstock adalah kombinasi stok digital yang berkualitas tinggi, dimana hak penggunaan (lisensinya) dapat dibeli dengan harga yang jauh lebih rendah daripada harga yang diaplikasikan oleh agen produk-produk digital dalam dunia offline. (sumber https://marcorstock.com/en/what-is-microstock/.)

Microstock merupakan pasar untuk jual-beli karya digital bisa berupa foto, vector, maupun footage video. Dalam pasar microstock terdiri dari berbagai agensi yang mempertemukan konsumen dengan penjual, dan dalam hal bisnis ini penjual bisa saja disebut sebagai produsen, creator, artist, atau yang lebih familiar adalah disebut sebagai kontributor.
Agensi-agensi di pasar microstock ini juga sama seperti toko atau lapak di pasar dunia nyata, fungsinya memasarkan atau menjual barang yang telah diproduksi oleh produsen untuk dijual kepada konsumen.
Bedanya barang yang ada di pasar dunia nyata adalah barang fisik seperti panci, kompor, minyak goreng, ataupun terasi, :D dimana barang fisik seperti ini bisa habis jika laris terjual.

Jadi Royalty free microstock adalah?

Pasar tempat jual beli stock digital dimana agen yang menampung karya yang telah di produksi oleh kontributor dijual kepada konsumen dengan menggunakan lisensi royalty free.
Perumpamaan:
Seorang kontributor mendaftarkan diri dan menjual karya ke agen-agen yang menggunakan lisensi jenis royalti free, kemudian karya tersebut bebas dibeli oleh banyak pembeli, kapanpun dan di agen manapun walaupun itu adalah karya yang sama, dan kemudian karya yang telah dibeli oleh konsumen ini memiliki cara pakai sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan agensi masing-masing.
Dan ini adalah contoh ketentuan yang ditetapkan oleh salah satu agensi :


Kok namanya Bebas Royalti? terus darimana kontributor dapat uang?
Bebas royalti disini artinya konsumen dibebaskan dari aktivitas membayar langsung biaya tersebut kepada konsumen, dan juga dapat menghindari konsumen membayar royalti pada karya dengan membeli hak penggunaan satu kali, atau menghindari adanya salah satu pihak yang kurang diuntungkan. Secara sederhana prinsip bebas royalti adalah menghindari pembayaran royalti dengan cara yang ribet.
Karena hal inilah muncul agensi-agensi microstock yang berperan menengahi antara pembeli dan penjual. Agen ini menawarkan solusi yang sama-sama menguntungkan untuk kedua belah pihak.
Agensi memberikan ruang gratis bagi para kontributor untuk memajang karya-karya yang akan dijual, kemudian mempromosikannya ke calon konsumen, dan agensi ini menawarkan karya-karya kontributor tersebut dengan harga yang terjangkau dan juga dengan cara yang sangat praktis.

Konsumen tidak lagi harus mencari karya yang diinginkannya dengan menjelajah internet, dan akhirnya mempertimbangkan untuk menggunakan karya yang tanpa memiliki lisensi yang jelas. Walapun ini terlihat hemat dan cerdas, itu sebenarnya ilegal dan berisiko, karena konten-konten tersebut memiliki hak cipta. Menggunakan konten tanpa izin merupakan pelanggaran hak cipta dan dapat menyebabkan tuntutan hukum dan denda.

Konsumen cukup membayar sejumlah biaya kepada agen, lalu mencari dan memilih karya-karya yang diinginkan dengan sangat mudah, kemudian menggunakan karya tersebut tanpa khawatir dengan hak cipta.
Nah, jadi bebas royalti bukan berarti gratis, karena pada kenyataannya ada biaya yang harus dibayarkan oleh konsumen kepada agen. Lalu setelah itu agensi memberikan royalti kepada kontributor setelah dipotong bagi hasil setelah terjadi proses penjualan.

Kenapa bagi hasil ?
Karena agensi-agensi ini telah membantu para kontributor dengan memberikan ruang jualan dan memromosikannya secara gratis tanpa dipungut biaya, selain itu tentu dari pembagian hasil tersebut oleh agensi digunakan untuk biaya operasional mereka.

Sekilas tentang eksklusif dan non-eksklusif Agen royalty free

vector created by makyzz

Disini teman-teman harus bisa membedakannya, yang mana Keeksklusifan karya dan yang mana Keeksklusifan kontributor.
  • Mendaftar menjadi kontributor eksklusif maupun non-eksklusif pada agensi royalty free, maka otomatis karya tersebut akan bersifat non-eksklusif (karya boleh dibeli banyak konsumen).
  • Mendaftar menjadi kontributor non-eksklusif berarti karya yang ada di agen tersebut boleh di jual kembali ke agen lain dimana kamu terdaftar menjadi kontributor non-eksklusif juga.
  • Mendaftar menjadi kontributor eksklusif berarti karya tersebut hanya boleh tersedia di satu agen saja, dan dilarang dijual kembali ke agen lainnya.
  • Silahkan dipahami ya!

Karya yang diupload di agensi royalty free manapun maka karyanya otomatis non-eksklusif atau menjadi bebas dibeli oleh orang banyak. Dan sedangkan Keeksklusifan karya adalah kalau sebuah karya dibeli hak ciptanya oleh orang lain, maka karyanya menjadi eksklusif hanya milik satu orang.

Keeksklusifan kontributor disini adalah sebuah persetujuan antara kontributor dengan agensi, apakah karya yang dijual hanya ekslusif tersedia di satu agen saja, atau bebas dijual di berbagai agen sekaligus secara bersamaan. Persetujuan ini sepenuhnya bisa kamu putuskan sendiri,  mengenai agen mana saja yang menerapkan persetujuan seperti ini kamu bisa lihat pada bagian "Kesepakatan antara Agen dengan Kontributor" di bawah.

Siapa pelaku bisnis royalty free microstock?

a. konsumen
Konsumen yang menjadi pelanggan karya-karya digital pasar microstock adalah mereka para pekerja kreatif juga, mengerjakan projek-projek besar yang boleh dibilang cukup berat kalau harus dikerjakan semuanya sendiri, atau kemungkinan mereka memiliki banyak sekali pekerjaan namun hanya memiliki waktu yang sedikit. Oleh karena itu sebagian besar dari mereka tidak mengerjakan projek-projek tersebut semuanya mulai dari nol, untuk mempersingkat waktu dan memudahkan, akhirnya mereka menggunakan elemen-elemen tambahan dari karya-karya digital yang ada di pasar microstock.
Atau dalam contoh lain, misalkan rumah produksi kain sedang membuat baju dengan motif sablon dedaunan dan bunga. Maka si rumah produksi ini tidak harus memotret dedaunan dan bunga sendiri, apalagi mengubahnya menjadi desain vector untuk siap sablon. Mereka cukup membeli desain-desain vector dedaunan dan bunga yang cocok di pasar microstock.
Contoh lain lagi misalkan seorang pekerja kantoran yang harus segera presentasi di depan klient mereka menggunakan layar proyektor, otomatis gambaran-gambaran presentasi yang ditampilkan haruslah menarik, dengan waktu yang tidak banyak maka pekerja kreatif tersebut bisa saja membeli desain-desain presentasi yang tersedia di pasar microstock.

b. kontributor
Dengan adanya berbagai macam kebutuhan dari konsumen di atas, maka seharusnya ini bisa dilihat sebagai peluang oleh kamu yang memang bekerja sebagai konten kreator. Kamu harus bisa mensuplay kebutuhan-kebutuhan mereka, kamu bisa sesuaikan dengan keahlian, apakah kamu ingin mensuplay bahan-bahan berupa desain, foto, atau video-video footage. Bahan-bahan suplay ini yang kemudian dikenal sebagai "stock".
Para konten kreator yang bekerja membuat stock ini harus konsisten baik dalam menjaga kualitas karya maupun intensitas jumlah upload, sehingga stock-stock yang tersedia oleh kamu memiliki kuantitas yang besar. Ini bisa menjadi faktor larisnya jualan stock milikmu di pasar microstock.
Bisnis ini sangat diperuntukan bagi kamu yang terbiasa membuat karya-karya digital vector, photografer yang terbiasa memotret, juga yang sudah ahli membuat footage video. Nah bagi kamu yang belum mampu menciptakan karya-karya tersebut, sebaiknya kamu belajar menjadi kontent kreator terlebih dahulu sebelum benar-benar terjun ke dunia microstock.

c. agensi
Seperti yang telah dijelaskan pada awal artikel, agensi inilah yang memfasilitasi proses terjadinya jual beli stock antara penjual dan pembeli. Jasanya terhadap pembeli adalah memberikan pelayan serta fasilitas yang baik dengan cara mendisplay stock-stock pada website mereka dengan nyaman dan mudah digunakan oleh konsumen, serta di momen teretentu para agen ini memberikan harga-harga menarik dengan berupa diskon.
Sedangkan jasanya terhadap kontributor adalah memberikan ruang gratis untuk kontributor menjual berapapun besarnya jumlah stock, lalu memasarkannya dengan berbagai macam cara dan strategi agar stock tersebut bisa terjual.
Terdapat cukup banyak agensi yang ada di pasar microstock, dan tentunya selain strategi promosi yang berbeda, ketentuan penggunaan lisensinya pun juga berbeda-beda.
Dan berikut daftar beberapa agensi populer yang ada di pasar microstock yang menggunakan lisensi royalty free :

Info penting dan singkat tentang submission file :
Shutterstock, Adobestock, iStockphoto, Dreamstime : adalah yang paling mudah soal ketentuan stock, cukup buat file *EPS yang murni vector dan file *JPG preview dengan tampilan yang sama persis seperti isi file vectornya.


Freepik sedikit lebih sulit dalam approval stock, stock yang dikirim harus benar-benar berkualitas. Kalau kamu mengalami banyak penolakan stock, maka akun bisa berpotensi dibanned.
Soal ketentuan stock freepik sedikit bebas, bisa sama seperti shutterstock diatas atau bisa juga berbeda. File *JPG preview bisa dikombinasi dengan foto-foto model, dll untuk lebih menarik calon konsumen, walaupun tampilannya berbeda dengan isi file vectornya. Artinya dalam file vectornya dilarang menyertakan foto-foto bitmap apalagi foto tersebut milik orang lain.


Graphicriver menurut saya adalah yang paling sulit, karena selain stock harus berkualitas, juga stock yang diajukan harus beserta dengan persiapan yang matang yaitu berupa presentasi. File utama harus disertakan beberapa opsi ekstensi dan cara pakai, gambar untuk thumbnail, gambar untuk preview.


*Catatan:
Daftar agensi diatas dibuat berdasarkan dimana saya sudah terdaftar sebagai kontributor. Akan coba diupdate kalau saya sudah mencoba mendaftar di agen lainnya.
Mengenai tutorial lengkap cara submission file yang lebih jelas bisa baca dibagian bawah artikel.

Kesepakatan antara Agen dengan Konsumen dan pengaruhnya terhadap bagi hasil ke kontributor

Contoh kesepakan dibawah diambil dari ketentuan agen Shutterstock

1. Pembeli berlangganan (Subscription)


Sebagian besar agensi yang ada di pasar microstock menerapkan sistem berlangganan untuk para konsumennya, Agensi memberikan penawaran rencana langganan yang bervariasi.
Ada yang harganya di khususkan untuk individual : sekian dolar untuk sekian download selama satu bulan. Ada yang harganya dikhususkan untuk tim : sekian dolar untuk sekian download selama satu bulan, dll. Dan kemudian di bulan berikutnya sistem berlangganannya berlanjut.
Semua rencana langganan tergantung ketentuan masing-masing agensi, kemudian konsumenlah yang menetapkan program berlangganan yang sesuai kebutuhannya.
Nah jenis pembelian berlangganan ini, penggunaan karyanya harus sesuai dengan ketentuan lisensi yang ditetapkan masing-masing agensi.
Contoh : misalnya sebuah rumah produksi kain diatas tadi telah berlangganan di shutterstock, dengan harga sekian dolar untuk bisa mendownload sekian image vector bunga serta stock lainnya selama sebulan, maka stock-stock yang didownload tadi harus berdasarkan ketentuan penggunaan dari agen shutterstock juga.

Kontributor yang stock miliknya terdownload oleh konsumen berlangganan seperti ini maka akan mendapat bagi hasil sebesar : $0.25 sampai $0.38 (besaran tergantung level kontributor)

2. Pembeli yang tidak ingin berlangganan (On-demand)


Pembeli jenis ini biasanya adalah perorangan, pembeli ini tidak ingin terikat oleh sistem berlangganan tiap bulannya. Pembeli ini lebih memilih membayar langsung diawal kemudian mendapatkan paket download.
Harga yang tersedia pada paket penjualan on-demand adalah :

  • Seharga $49 dapat 5 kali download image dalam jangka waktu setahun.
  • Seharga $229 dapat 25 kali download image dalam jangka waktu setahun.

Kontributor yang stock miliknya terdownload oleh konsumen on-demand seperti ini maka akan mendapat bagi hasil sebesar : $1.88 sampai $2.85.

3. Pembeli yang ingin membeli paket stock lebih sedikit (Single and other)


Pembeli jenis ini jauh lebih gak mau repot lagi, mereka tidak butuh image dalam jumlah besar. Mungkin setelah mereka mencari dan menemukan stock yang dicari, mereka langsung ingin menggukannya segera, jadi ada kemungkinan jumlah image yang di download dibawah 5 kali.
Tidak ada keterangan harga yang tertera, mungkin pembeli jenis ini harus menghubungi langsung pihak agensinya (Purchasing small Image packs).

Kontributor yang stock miliknya terdownload oleh konsumen Single and other seperti ini akan mendapat bagi hasil yang bervariasi, mungkin tergantung seberapa besar kecil paket download yang konsumen pilih, nilai bagi hasil : $0.4 $0.56 sampai $10.

4. Lanjutan (Enhanched license)


Lisensi lanjutan adalah merupakan lisensi tingkatan yang lebih tinggi, ini dilakukan konsumen karena ingin memperoleh hak penggunaan yang lebih tinggi tanpa batasan-batasan ketentuan, atau unlimited seperti pada gambar diatas.
Contoh : misalnya sebuah rumah produksi kain diatas tadi ingin mencetak baju dengan motif sablon dedaunan dan bunga menggunakan stock yang ada di shutterstock sebanyak 1juta kain. Maka rumah produksi ini tidak boleh kalau hanya menggunakan lisensi dari hasil 3 jenis download di atas (Subscription, On-demand, Single other), karena lisensi atau hak yang didapat adalah lisensi standard. Dimana lisensi standard ini hanya boleh mereproduksi fisik sebanyak 500ribu (lihat gambar diatas). Maka dari itu si rumah produksi wajib meng-upgrade lisensinya menjadi Enhanched lisensi agar bisa melewati batasan tersebut.

Kontributor yang stock miliknya terdownload oleh konsumen yang menggunakan Enhanched license seperti ini maka bisa mendaptakan lebih dari $50 dollar sekali download.

5. Pembelian hak cipta
Pembeli ini adalah pembeli yang sangat ingin memiliki salah satu stock atau karya yang tersedia di pasar microstock, pembeli ini ingin hak cipta dari karya tersebut menjadi miliknya sepenuhnya, tidak ingin orang lain memiliki karya yang sama atau eksklusif hanya dia yang memilikinya.
Maka biasanya pembeli ini akan menghubungi agensi, lalu kemudian pihak agensi meneruskannya kepada kontributor. Kalau kontributor menyetujui, maka kontributor wajib menyerahkan karya tersebut dan menghapus karya tersebut dari pasaran dimana karya itu terupload. Tujuannya agar tidak didownload lagi oleh orang lain, karena karya tersebut sudah menjadi eksklusif milik pembeli tadi.
Dan nilai pembelian hak cipta cukup tinggi bisa diatas $100 untuk satu karya.

Kesepakatan antara Agen dengan Kontributor

Sebelum diizinkan bebas menjual karya pada website milik agen, di awal pendaftaran tentu tiap-tiap agensi ini memberikan sebuah kesepakatan persetujuan untuk calon kontributornya, seperti ketentuan layanan, kebijakan privasi, dll.
Kontirbutor wajib menyetujui, menjalankan, dan tidak boleh melanggar kesepakatan tersebut. Kesepakatan paling mendasar adalah tentu mengikuti ketentuan layanan dari agensi tersebut seperti mengisi data-data pendaftaran dengan benar dan bertanggung jawab, menjual karya sesuai pedoman, sampai kesepakatan yang paling penting seperti berkarya dengan baik dan benar tanpa menyalahi aturan, yaitu tidak menjual karya milik orang lain, plagiat, dll.
Jadilah kontributor yang baik dengan taat dengan segala peraturan yang ada, jika tidak bisa taat agensi tidak segan melarang kamu menjadi kontributornya (banned).

Selain ketentuan umum seperti diatas, ada beberapa agensi yang memiliki ketentuan tambahan yang juga harus di taati oleh kontributornya, yaitu tentang "keeksklusifan kontributor".
Agensi ini memberikan penawaran untuk kontributornya sebuah pilihan, apakah nantinya karya yang dijual hanya akan tersedia di agen itu saja (eksklusif), atau akan di jual juga di agen lainnya Non-eksklusif)?.
*Tambahan : apapun yang dipilih, karya yang diupload nanti tetap berstatus non-eksklusif (kembali ke bahasan eksklusif non-eksklusif diatas)

Kalau kontributor setuju menjadi kontributor eksklusif di satu agen, maka kontributor ini dilarang keras menyalahi aturan yaitu tidak boleh menjual karya yang sama ke agen lain. Kalau ini terjadi, maka agensi juga tidak segan akan mem-banned nya.
Letak kesepakatan ini berbeda-beda ditiap agen.
  • Ada yang di awal pendaftaran : artinya seluruh stock akan bersifat eksklusif atau non-eksklusif. Selesai mendaftar kemudian tinggal pilih akan eksklusif atau non-eksklusif.
  • Ada juga di saat submit stock : artinya satu akun kontributor boleh memiliki stock eksklusif dan non-eksklusif sekaligus, bisa dipilah-pilah (campur). Saat sedang memberi keterangan stock seperti judul, keyword, dll. Dan kemudian dibagian bawah terdapat pilihan, centang kalau ingin satu karya ini dijual eksklusif, jangan centang kalau karya ini juga dijual di agen lain.

+ Kelebihan
Kelebihan menjadi kontributor eksklusif adalah karya-karya yang hanya tersedia di agen tersebut akan diberlakukan spesial, mungkin dari segi promosi dan juga tentunya harga bagi hasil.

- Kekurangan
Stock yang dijual secara eksklusif haruslah memiliki kualitas yang tinggi.
Kekurangan disini berkaitan langsung pada agensi nya, menurut pengalaman banyak kontributor, agensi-agensi yang kebetulan menerapkan sistem eksklusif tidak semua memiliki kunjungan website yang ramai, artinya peluang terjualnya stock cukup lamban. Justru website yang selama ini cukup menjanjikan adalah website-website dari beberapa agensi yang secara default bersistem non-eksklusif.

*Kesimpulan
Daripada mengharapkan bagi hasil yang besar namun jarang, lebih baik mendapatkan bagi hasil yang kecil namun pasti selalu didapat. Maka manfaatkan lah banyaknya jumlah agensi yang ada di pasar microstock, ini bisa menghemat waktu kerja.
Pendapat orang berbeda-beda, mungkin ada yang berpendapat kenapa gak main di dua-dua nya?.
Bisa, ini sepenuhnya tergantung siapa dan setangguh apa dia bekerja, disatu sisi harus membuat stock-stock berkualitas untuk diupload eksklusif di satu agen, kemudian harus membuat lagi stock-stock untuk dijual kebeberapa agen sekaligus secara non-eksklusif. Ini dibutuhkan sebuah manajemen kerja yang ekstra, baik mengelola stock juga waktu.

Apalagi yang bermain di agensi yang memiliki sifat non eksklusifnya campur-campur, justru menurut saya ini bisa membuat kontributor kerepotan mengontrolnya. Karena bicara stock desain di microstock adalah berkaitan tentang jumlah yang begitu banyak, kamu tidak akan bisa ingat dengan mudah, stock mana yang diatur ke eksklusif dan mana yang tidak. Bisa saja terjadi selip, stock yang sudah di set ke eksklusif malah tidak sengaja dijual juga ke agen lain, bahaya!

Berikut daftar agensi microstock yang menggunakan jenis lisensi royalty free beserta dengan keterangan keeksklusifannya.
  1. Shutterstock (Otomatis total non-eksklusif saat kamu diterima menjadi kontributor)
  2. Adobestock (Otomatis total non-eksklusif saat kamu diterima menjadi kontributor)
  3. iStockphoto (....)
  4. Dreamstime (Campur, saat submit stock, masing-masing bisa diset ke eksklusif atau tidak)
  5. Freepik (Otomatis total non-eksklusif saat kamu diterima menjadi kontributor)
  6. Graphicriver (Pilihan ini bisa kamu pilih di awal pendaftaran)

Contoh tampilan Dreamstime saat memilih keksklusifan


Contoh tampilan iStock saat memilih keksklusifan
*Mohon maaf screenshot belum tersedia

Contoh tampilan Graphicriver saat memilih keksklusifan


*Catatan :
Daftar agensi diatas dibuat berdasarkan dimana saya sudah terdaftar sebagai kontributor. Akan coba diupdate kalau saya sudah mencoba mendaftar di agen lainnya.

Kenapa harus bisnis microstock?

a. Satu kali produksi
Jawabannya sederhana, karena yang diperjual belikan adalah produk digital. Artinya saat karya tersebut laku terjual yang diberikan adalah produk salinan, begitu juga saat karya tersebut akan dijual kembali kepada konsumen lainnya, kamu tidak perlu membuat ulang. Intinya karya tersebut tidak akan habis walaupun dibeli berkali-kali.
Nah dari sini kamu sadarkan? betapa menguntungkannya menjual barang digital dibanding barang fisik jika dilihat dari sisi produksinya.

Kok karya yang sama bisa dijual lagi ke konsumen lain?.
Kembali lagi ke pengertian royalty free diatas, dengan bergabungnya kamu menjadi kontributor microstock, yang sebagian besar agennya menggunakan jenis lisensi royalti free, maka otomatis karya yang kamu upload di agensi tersebut bersifat non-eksklusif. Ini yang menjadikan karya kamu boleh dibeli berkali-kali oleh konsumen yang berbeda-beda.

b. Jual ke berbagai agen sekaligus
Kalau kamu memutuskan untuk menjadi kontributor non-eksklusif sesuai kesimpulan diatas, maka ini yang harus kamu lakukan, kamu harus menyebar stock atau karya-karya yang telah kamu buat ke banyak agen sekaligus. Ini bisa membuka peluang larisnya karya yang telah kamu buat juga peluang mendapatkan penghasilan jadi lebih cepat.

c. Gak perlu repot promosi
Kamu gak perlu repot-repot memasarkan, karena itu semua sudah ditangani oleh tiap-tiap agensi. Jadi tugasmu selanjutnya hanya memantau stock-stock yang telah terupload, membaca pasar seperti apa stock yang sedang trend, juga terus mengasah kemampuan menciptakan karya.

d. Seperti perkebunan ajaib
Bayangkan ketika kamu punya lahan luas kemudian kamu tanami lahan tersebut dengan begitu banyak pohon, kemudian tanpa kamu urus tanpa kamu rawat pohon-pohon tersebut bisa menghasilkan buah-buahan dengan sendirinya secara terus menerus dan pepohonan ini tidak akan pernah mati sampai kapanpun.
Sama halnya dengan seorang kontributor microstock dengan usaha keras diawal yaitu menanam pohon atau membuat karya dan menjualnya kebanyak agen-agen yang ada (seperti pada point a dan b), maka setelahnya hanya menunggu waktu sampai stock-stock tersebut menghasilkan pendapatan dengan sendirinya.

Nah, ngomongin soal pendapatan, begini kira-kira gambarannya :
Kamu bisa bayangin sendiri deh, dikira-kira nih : Kalau sebulan kamu bisa mendapat 1000 download jenis subscription, 10 jenis download on demand, 5 kali download jenis single and other, dan 1 kali download jenis enhanched. Maka kamu bisa mendapatkan total 298.7 dolar.
Itu hanya dari shutterstock, apalagi stock-stocknya juga kamu submit di agen-agen lainnya.
(hitung-hitungan berikut jangan dijadiin patokan pasti ya. hehehe)
suryadint.blogspot.com
e. Dimanapun
Tidak dibutuhkan sebuah tempat kerja yang formal ataupun keanggotaan dari sebuah organisasi. Ini sepenuhnya bisa kamu sendiri yang menjalani, kamu bisa berkarya dimanapun kamu merasa nyaman bisa dikamar, taman, ataupun di kafe. Dan apapun yang mau kamu foto atau rekam dengan kamera, kalau kamu seorang foto/videografer, asiknya lagi kamu bisa sambil traveling, lalu mengabadikan hal-hal yang terdapat nilai jual langsung dengan kamera kamu, dan saat kamu sedang istirahat di penginapan misalnya, kamu bisa langsung upload karya-karya tersebut. "Asik kan??? Traveling sambil dapet uang, bukan buang uang."

f. Kapanpun
Sekarang juga mulailah membuat banyak karya sesuai permintaan pasar, lalu daftar ke agen-agen microstock. Dan buatlah etalase tokomu penuh dengan banyak karya yang telah kamu buat.
Ini memang membutuhkan upaya ekstra, setidaknya minimal 1 tahun secara konsisten hingga jumlah stock yang kamu hasilkan bisa mencapai diatas seribu. Maka setelahnya kamu bisa bebas membuat stock kapanpun kamu mau, atau artinya jualan stockmu sudah bisa bergerak sendiri menghasilkan pendapatan.
Bahkan kalau portofoliomu sudah benar-benar banyak, saat kamu tidak bekerja atau sedang sakit, pendapatan akan terus mengalir. Atau ini bisa disebut dengan passive income.
Passive income adalah pendapatan yang didapat secara berkala tanpa kita harus melakukan aktivitas terus menerus. Biasanya passive income didapat dari asset yang kita bangun sebelumnya.
Tidak tahu pasti sampai kapan bisnis microstock ini akan terus bertahan, karena mengingat microstock ada sejak beberapa tahun silam, yang jelas selama situs-situs atau agensi microstock masih ada, peluang untuk menjual karya juga masih ada.

Dan berkaitan dengan segi aktivitas diatas, memang selamanya kita tidak bisa beraktifitas. Ada masanya jiwa ini akan meninggalkan raga, jadi terapkan betul-betul pesan islami Nabi Muhammad S.A.W melalui ibnu Abbas yang tertuang dalam hadits riwayat Hakim dan Baihaqi : “IGHTANIM KHOMSAN QOBLA KHOMSIN” Manfaatkanlah yang 5 sebelum yang 5.
Jadi kita benar-benar harus bersyukur dan memanfaatkan kesempatan yang masih ada, dengan bekerja total produktif.
Kalau barang dagangan kita sudah benar-benar menjadi passive income, kalau kita meninggal tentu akun kontributor ini bisa diwariskan kepada orang tersayang. Istri, anak, atau keluarga bisa mengambil alih akun kontributor untuk menerima pendapatan yang masih berjalan, juga bisa saja diteruskan kembali usaha membuat karyanya. Tentunya keluarga harus tahu dan paham kalau bisnis microstock ini juga bisa jadi warisan, jadi kamu perlu meyiapkan sebuah wasiat. :D

Wejangan

Buat kamu yang berminat terjun dalam dunia bisnis microstock, kamu perlu tau hal penting berikut :
Selain wajib memenuhi segala syarat pendaftaran di tiap-tiap agen microstock dan juga Niat yang kuat, kamu juga harus rajin bikin karya.
Ini bukan tentang satu karya kamu buat, upload, lalu kamu dapat uang, tidak!.
Ini tidak instan, boleh saya katakan butuh waktu 2 sampai dengan 3 bulan untuk kamu benar-benar bisa memperoleh gaji pertama kamu. Intinya tugas awal kamu adalah "Upload karya, upload karya, upload karya", buat etalase toko kamu terlihat penuh. Ibarat toko di pinggiran jalan, orang lewat akan kecil kemungkinan bisa melihat produk yang kamu pajang kalo produknya hanya sedikit, bahkan mungkin orang lain menganggap itu bukan toko. Lain hal jika toko kamu terlihat penuh akan barang dagangan.
Buatlah target, kamu harus bisa membuat 2, 3, mungkin 5 karya dan upload disetiap harinya. Maka dalam satu bulan kamu bisa mempunyai 150 karya. Dan saya rasa dengan angka sebanyak itu usaha kamu bisa mulai terlihat hasilnya, besar kecilnya pendapatan itu tergantung kualitas karya kamu. Percaya deh saat pertama kali karya kamu laku terjual, akan ada kepuasan tersendiri.
Dan masalah cepat atau tidaknya kamu bisa menerima gaji pertama kamu, itu juga tergantung seberapa serius kamu menekuninya, kalau dalam bulan pertama kamu benar-benar totalitas membuat banyak karya, misalkan pertengahan bulan karyamu sudah menyentuh angka 500 sampai 1000 karya, mungkin bulan pertama kamu bisa langsung memperoleh gaji.
Nah setelah menerima gaji pertama, kamu jangan berpuas diri, kamu masih memiliki tugas berikutnya yaitu "Upload karya, upload karya, upload karya lagi". Prinsipnya adalah usahamu sekarang akan menentukan pendapatanmu nanti. kalau kamu sekarang tidak membuat karya, bisa jadi pendapatanmu akan berkurang.

Dan bicara soal kualitas karya, sebenarnya dalam dunia microstock ini tidak benar-benar pasti. Semua pembeli yang menentukan, apalagi pembelinya global diseluruh dunia.
Jadi sarannya adalah berkaryalah dengan profesional, kerahkan kemampuanmu dalam menciptakan karya. Perbanyak mencari sumber inspirasi dan juga informasi penting seputar musim, ya.. bisnis microstock juga mengikuti musim yang sedang berjalan. Misalnya saat tiba bulan Ramadhan juga Hari raya idul fitri, konsumen akan mencari konten-konten digital bertemakan Ramadhan dan Hari raya idul fitri. Juga musim-musim lainnya yang ada diseluruh dunia, natal, halloween, dll.
Jadi sering-sering cek email yang biasa dikirimkan oleh masing-masing pihak agensi, biasanya ada informasi kapan dan seperti apa kamu harus membuat konten.

Dan satu lagi, taati segala peraturan-peraturan yang ada pada tiap agensi, seperti aturan tata cara submit karya yang benar, ketentuan file yang dianjurkan, dll.
Termasuk yang paling penting adalah, karya kamu harrus original.
Kalau kamu seorang fotographer atau videographer, pastiin kalo karya kamu adalah murni dari hasil jepretan kamera kamu, dan kalo kamu seorang vector artist, pastiin karya kamu terbuat dari sketsa yang murni kamu buat sendiri.

Kalau sketsa kamu terinspirasi atau dibuat dari object foto referensi, pastiin juga foto referensinya adalah foto sendiri dan bukan ambil dari google image dan situs lainnya, karena sebagian besar agensi microstock melarang kamu menggunakan bahan milik orang lain.

suryadint.blogspot.com


Referensi dan Motivasi

Sebagai Referensi juga sebagai motifasi, inilah contoh-contoh karya yang mungkin bisa kasih kamu gambaran :

dan juga salah satu bocoran penghasilan kontributor yang sudah bisa dibilang sukses.

suryadint.blogspot.com

Bagaimana pola bisnisnya

Setelah kamu memahami betul bisnis Royalty free microstock ini dengan membaca penjelasan di atas, dan kamu merasa benar-benar mampu menjadi seorang kontributor maka selanjutnya kamu perlu mengetahui lagi panduan-panduan cara bermainnya. Dan dibawah ini saya telah membuat daftar lengkap mengenai langkah-langkah menjadi seorang freelancer microstock.

1. Mulai membuat karya

Tentu kamu harus tau bagaimana sebuah stock bisa dibuat agar bisa mulus diterima oleh agensi microstock. Karena seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa setiap agensi memiliki ketentuan masing-masing termasuk dalam ketentuan file yang boleh dijual. Maka dari itu hampir semua agensi menerapkan "peninjauan" terlebih dahulu apakah filenya layak dijual secara kualitas maupun teknis.
Jadi penting buat kamu untuk mengetahui Bagaimana membuat vector untuk dijual di microstock, Memotret foto yang baik untuk dijual di microstock, dan juga Cara membuat video footage.

Nah disini saya akan coba memberikan panduannya, namun dikarenakan panduannya cukup panjang dan spesifik, maka saya buat panduan tersebut dalam artikel yang terpisah, kamu bisa baca artikel tersebut dengan meng-klik judul artikel dibawah :

Membuat Vector Yang Diterima Shutterstock dan Agen Microstock Lainya - Bermicrostock dengan Inkscape



*catatan:
Dikarenakan saya masih fokus berkarya sebagai vector artist, maka saat ini hanya tutorial membuat vector saja yang bisa saya bagikan kepada teman-teman. Mungkin suatu saat nanti kalau saya juga sudah mencoba bermain foto dan videografi, barulah akan saya coba share cara membuat foto dan video yang bisa dijual.
Selain itu juga cara membuat vectornya masih menggunakan software inkscape, saya belum bisa menyediakan tutorial membuat vector dengan sofware vector lain seperti coreldraw, adobe illustrator, dll.
Tapi mungkin dengan menyimak cara pembuatannya dari artikel di atas, teman-teman juga bisa menyesuaikannya. Intinya dalam membuat vector adalah haram hukumnya file vector tersebut mengandung bitmap.
Dan satu hal lagi, cara membuat dan menyiapkan file vector pada artikel di atas sama sekali tidak bisa kalau langsung untuk diupload ke Graphicriver, karena perlu yang namanya persiapan presentasi seperti yang sudah saya jelaskan di tengah artikel ini. Mungkin suatu saat akan saya buatkan juga artikel khusus untuk cara membuat dan menyiapkan file untuk dijual di graphicriver.

Sedikit memberikan gambaran kepada teman-teman, tentang seperti apasih prosesnya saat saya membuat sebuah karya untuk dijual di microstock. Ini juga sudah berhasil saya dokumentasikan dalam artikel yang ada di blog ini, berikut artikelnya :

Tahapan Proses Membuat Vector Untuk Dijual Di Microstock Dari Nol Sampai Selesai



Tentang dokumen rilis (Property release, Model release, Talent release, dan Editorial)

Dalam menciptakan karya juga ada yang namanya dokumen rilis, atau dokumen yang disertakan pada karya tersebut, berisi keterangan model atau property apa yang terdapat pada karya.
Singkatnya, saya coba jelaskan berdasarkan pengalaman saya terlebih dahulu :

Property dan Model release dalam desain vector
Seperti contoh tahapan atau langkah-langkah saya dalam membuat sebuah karya pada artikel di atas, saya selalu membuatnya diawali dengan sebuah sketsa, kemudian saat karya tersebut selesai dan siap untuk dijual ke agen-agen microstock, maka foto / scan sketsa pensil ini saya lampirkan sebagai property release. Tujuannya sebagai penguat bahwa karya tersebut murni saya buat dari nol.
Kemudian kalau saya membuat desain vector berupa karakter manusia atau bisa dibilang tracing dari foto yang bisa dikenali, maka saya wajib mentracingnya dari foto milik sendiri, kemudian model yang ada pada foto tersebut wajib memberikan release (persetujuannya) bahwa fotonya boleh dikomersilkan, releasenya berupa sebuah dokumen fisik tertulis berisikan biodata serta tanda tangan sang model.

Untuk mengetahui lebih detail tentang dokumen release dan cara penggunaanya silahkan teman-teman cek di artikel berikut :

1. Apa itu Model Release, Property Release dan Talent Release?
2. Inilah 4 Hal yang Penting Diketahui Tentang Release di Microstock
3. Cara Mensubmit Foto Dengan Melampirkan Form Model Release atau Property Release di Shutterstock

*Terimakasih kepada stockuang.com telah menulis artikel tentang Release dan Editorial.

2. Menyiapkan pendaftaran

Gimana? sudah paham dan mampu membuat karya?. Sudah yakin ingin mulai menjualnya di agensi microstock?. Tunggu dulu, sebelum kamu mendaftar dan menjualnya, kamu perlu menyiapkan hal ini sebelum mendaftar. Kamu perlu memiliki media atau alat untuk menerima pendapatan dari bisnis ini, yaitu rekening yang bersifat online dan global. Ya, mungkin sebagian dari teman-teman ada yang sudah paham atau bahkan sudah memiliki rekening online. Nah buat teman-teman yang belum memiliki dan berniat untuk menjadi kontributor microstock maka rekening online ini wajib kamu miliki. Rekening online yang paling familiar digunakan adalah Paypal. Kamu bisa simak cara pembuatannya dengan meng-klik judul artikel di bawah ini :

Cara Membuat Paypal Tanpa Kartu Kredit



3. Cara mendaftar menjadi kontributor

Sekarang waktunya untuk mendaftar ke agen-agen microstock, sebelum itu usahakan karya yang akan kamu jual harus lebih dari satu, saran saya adalah siapkan terlebih dahulu file-file yang akan dijual, minimal 10 file. Dan pastikan kesepuluhnya adalah karya terbaik kamu, karena file tersebut di sebagian agensi akan ditinjau terlebih dahulu sebagai syarat pendaftaran.
Kalau ada satu karya yang ditolak karena masalah kualitas ataupun teknis, setidaknya masih ada 9 karya lainnya yang membuka peluang untuk diterima. Beda cerita kalau saat mendaftar kamu hanya mengirim 1 karya, kalau karya tersebut ditolak maka bisa jadi pendaftaran pun ditolak.

Dan rekomendasi saya, agen Shutterstock adalah agen pertama yang harus kamu tuju untuk mendaftar. Karena selain merupakan agen yang paling menjanjikan tentang pendapatan, agen shutterstock juga merupakan acuan, dimana kalau karya kamu bisa approved atau diterima maka besar kemungkinan karya kamu juga bisa diterima di agen adobestock, dreamstime, dan istock.
Maka dari itu saya membuat kan tutorial cara mendaftar ke agen shutterstock dengan cara yang baik dan benar agar bisa diterima sepenuhnya. Mohon untuk benar-benar mengikuti semua langkah-langkahnya ya.. :

Tutorial Bagaimana Cara Mendaftar Shutterstock Terbaru



*Catatan :
Mohon maaf saat ini yang tersedia hanya cara mendaftar ke agen shutterstock, untuk cara mendaftar ke agen-agen lainnya teman-teman bisa coba mendaftar sendiri karena kurang lebih sama, hanya mengisi data-data pendaftaran, validasi email, dll, intinya mendaftarlah dengan teliti.
Kalau ada pertanyaan bisa coba hubungi saya pada halaman Kontak.

4. Cara Mengisi Form Tax W-8BEN Shutterstock

Ini hal yang gak kalah pentingnya dalam microstock, yaitu tentang perpajakan. Kamu sepertinya harus memahami bab perpajakan ini, gak mau kan kalau penghasilan kamu selama sebulan habis karena dipotong besarnya pajak?.  Nah, kamu bisa dapatkan informasi lengkapnya dengan meng-klik judul artikel di bawah:

Cara Mengisi Form Tax W-8BEN Shutterstock


5. Cara Mengisi Keyword di Microstock dengan Mudah dan Cepat

Oke, sekarang kamu sudah benar-benar resmi menjadi seorang freelancer microstock nih ya.. Nah dari sini mungkin teman-teman sudah memiliki gambaran singkat tentang pola kerjanya, yaitu membuat karya - upload - memberi deskripsi - kemudian tunggu hasil review, dan kembali lagi membuat karya. Pada point ini saya ingin memberikan pola baru yang mungkin bisa menjadikan cara kerja kamu menjadi lebih praktis, yaitu pada tahapan mengisi Keyword. Mengisi keyword menjadi jauh lebih praktis dibandingkan kalau harus diketik satu-persatu, simak caranya dengan meng-klik judul di bawah ini :

Cara Mengisi Keyword di Microstock dengan Mudah dan Cepat



6. Cara Upload Vector Ke Berbagai Agensi Sekaligus dengan Sekali Klik

Dan sekarang adalah tips pada tahapan saat meng-upload karya, masih berkaitan dengan point no 5 diatas. Karena tips berikut memerlukan penjelasan yang lumayan panjang, maka artikelnya dibuat terpisah, artikelnya bisa kamu baca dengan meg-klik judul berikut :

Cara Upload Vector Ke Berbagai Agensi Sekaligus dengan Sekali Klik




7. Selesai

Artikel ini selesai dirangkum dan di publikasikan pada : tanggal 19 februaru 2019.
Artikel ini telah diperbaharui pada : __.__.__
Artikel ini akan diupdate ketika saya mendapatkan informasi baru yang berkaitan dengan microstock

Dilarang keras menyalin atau bahkan memproduksi materi yang telah berhasil dirangkum pada blog ini dalam bentuk fisik untuk keperluan komersil, baik keseluruhan maupun sebagian. Walaupun untuk keperluan pribadi, mungkin anda perlu meminta izin terlebih dahulu.

Terimakasih telah berkunjung ke surtan.id, semoga ada informasi yang bisa didapat dan berguna untuk anda.

Sumber informasi
https://www.stockphotoguides.com/use/royalty-free/royalty-free-or-rights-managed
https://marcorstock.com/en/what-is-microstock/
https://www.shutterstock.com/support/article/What-s-free-and-what-s-royalty-free
https://www.shutterstock.com/license-comparison
https://www.shutterstock.com/subscribe

0 Response to "Bisnis Royalty Free Microstock Yuk!"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2