Cara Mengisi Form Tax W-8BEN Shutterstock


Selamat bagi kamu yang telah mengikuti Tutorial Bagaimana Cara Mendaftar Shutterstock Terbaru dan telah diterima menjadi kontributor. Tetap terus semangat mengupload karya-karya terbaik sampai banyak ya!. Jangan kasih kendor!, hehe.
Nah, setelah resmi menjadi kontributor di Shutterstock, diawal sobat perlu melakukan beberapa tindakan. Mulai dari hal yang sederhana sampai yang sangat penting. Hal sederhana yang perlu dilakukan adalah tentu melengkapi biodata, walaupun tindakannya sederhana tapi menurut saya efeknya cukup bermanfaat. Pada saat sobat membuka halaman awal dari Kontributor Shutterstock, sobat akan langsung bisa melihat info seperti berikut :
Lengkapi Profil
Kalau sobat klik link "profile photo", maka sobat mendapati halaman pengisian biodata profil kontributor sobat. Seperti nama artist, alamat portfolio, alamat web, alamat-alamat media sosial, juga foto profil.
Biodata kontributor shutterstock
Disinilah letak kebermanfaatannya, dengan mempunyai profil yang lengkap nan kuat bisa menjadi salah satu faktor calon konsumen membeli karya kita, karena bisa saja konsumen beranggapan bahwa portfolio sobat adalah portfolio dengan desain-desain yang dibuat oleh orang yang jelas dan memang benar seorang konten kreator. Selain itu dengan adanya link website dan sosial media, ini membuat seorang konsumen dengan mudah menghubungi sobat secara langsung.

Lanjut ke hal penting pertama yang harus sobat lakukan, yaitu mengatur metode pembayaran.
Atur informasi pembayaran yang sesuai, apakah sobat ingin menerima pembayaran dengan metode melalui Check, Payoneer, Paypal, atau Skrill. Juga minimum payoutnya, saran saya atur saja ke yang paling minim yaitu $35.
Menu tentang detail pembayaran ini bisa sobat temukan di "Account setting" dibagian kanan atas pada icon nama kontributor.
Informasi pembayaran
Metode payment yang paling umum digunakan teman-teman kontributor shutterstock adalah melalui paypal. Untuk sobat yang belum mempunyai rekening online paypal, bisa cek di artikel saya sebelumnya tentang cara membuat paypal tanpa kartu kredit.

Perpajakan di Shutterstock (TAX)
Hal penting terakhir adalah tentang perpajakan, kamu harus mengikuti aturan ini. Kenapa di shutterstock ada tax? alasannya sederhana, karena shutterstock adalah perusahaan asal US. Indonesia dengan Amerika telah memiliki perjanjian pajak yang telah ditetapkan. Besarnya potongan pajak adalah 10%, baik itu berupa gambar maupun motion picure, diatur pada article 13(b) sebagaimana yang tertera pada link "Tax treaty Information" ini: https://submit.shutterstock.com/legal/taxes/treaty_countries.

Pola penerapan pajak di Shutterstock
Sedikit cerita, dulu sekira satu tahun lalu saya pernah mengalami hal yang gak enak tentang perpajakan, tapi hal ini saya alami bukan dengan Shutterstock, melainkan dengan Envato (salah satu Marketplace). Disana saya menjual karya dengan harga yang saya atur sendiri, disuatu saat karya saya laku terjual. Tapi hasil penjualan yang saya dapat sangatlah kecil dibanding dengan harga yang telah saya tetapkan.
Setelah saya bertanya kesalah satu teman facebook yang juga bermain di envato, alhamdulillahnya teman facebook saya ini sangatlah ramah dan tidak pelit ilmu. Bapak "Agus Muhammad" namanya, beliau langsung memberikan jawaban berupa video yang sangat memberikan pengetahuan. Video tersebut juga langsung beliau buat sendiri sesaat setelah saya mengirimkan pertanyaan melalui inboknya, lengkap dengan penjelasan rinci dan juga screenshot pertanyaan yang saya ajukan. haha. Saya gak habis fikir, sangat rendah hati sekali beliau.. repot-repot mau membuat video untuk menjawab pertanyaan dari saya dan teman-teman #newbieforever lain yang memiliki pertanyaan yang sama. :D Terimakasih untuk pak Agus Muhammad.
Dari penjelasan video tersebut, saya baru paham, kenapa hasil penjualan yang saya dapat sangatlah kecil, karena pendapatan yang saya dapat adalah pendapatan bersih setelah dipotong macam-macam biaya juga termasuk Tax.

Nah, dari pengalaman diatas yang masih ada hubungannya dengan Tax, disini saya melihat adanya persamaan antara envato dan juga shutterstock, yaitu sama-sama perusahaan asal US, maka pola penerapan perpajaknnya juga hampir sama.
Kurang lebih seperti inilah kesimpulan yang saya ambil. (Bisa saja benar dan bisa juga salah, karena poin 1 belum dipraktekan).

Tax, Kasus Point 1
Jika Tax information tidak diisi, maka :
  1. Pendapatan setiap bulan akan mendapat pemotongan 30%, berlaku semua konten baik konten terdownload dari Pembeli asal US, maupun Pembeli bukan dari US (https://submit.shutterstock.com/legal/taxes/treaty_countries).
Tax, Kasus Poin 2
Jika Tax information diisi, dengan atau tanpa "Foreign tax identifying number" (NPWP) :
  1. Jika karya kita terdownload oleh pembeli yang bukan dari US, maka pendapatan perbulan tidak dipotong pajak.
  2. Jika karya kita terdownload oleh pembeli asal US, maka pendapatan perbulan dipotong pajak hanya 10%. (Ingat hanya pembeli dari US)
Pemotongan pajak 10%
Bedanya di envato, jika sobat mengisi Tax information namun tidak mengisi nomor ID Foreign tax atau mengaku belum mempunyai NPWP maka :
  1. Jika karya kita terdownload oleh pembeli yang bukan dari US, pendapatan perbulan tidak dipotong pajak.
  2. Jika karya kita terdownload oleh pembeli asal US, maka pendapatan perbulan dipotong pajak 30%.
Nah, kenapa kok beda? di envato mengisi Tax info tanpa nomor ID  Foreign tax, jika karya terdownload dari pembeli US bisa kena pajak 30%, sedangkan di Shutterstock bisa 10%?
Saya juga kurang tahu pasti, yang jelas mengisi Tax info tanpa Nomor ID Foreign tax di Shutterstock benar-benar membuat kita mendapat potongan hanya 10%. Kesimpulan ini dibuat berdasarkan pengalaman teman-teman kontributor.

Jadi intinya sobat-sobat harus mengisi Formulir Tax information yang ada di shutterstock, agar nanti pendapatan perbulan bisa mendapat potongan pajak hanya 10%, itupun kalau pendapatan sobat kotor atau dalam artian hasil penjualannya ada yang dibeli oleh pembeli dari US. Kalau dalam sebulan bersih tanpa ada pembeli dari US, berarti pendapatan sebulan tanpa dipotong pajak 10%.

Cara Mengisi Formulir Pajak di Shutterstock
Tax center shutterstock
  1. Pertama Klik Earnings
  2. Klik Tax Center
  3. Pilih "No" (pada pertanyaan apakah kamu warga US?)
  4. Pilih "Individual" (pada pertanyaan Apakah Anda berkontribusi pada Shutterstock sebagai individu atau sebagai bisnis?)
  5. Lalu klik Submit
Dengan menyatakan bahwa sobat bukanlah warga US dan terdaftar sebagai Individual, maka formulir tax yang akan sobat isi adalah form tax berjenis W-8BEN.
Ada 3 point penting yang ada pada form ini, yaitu
  • Part 1: Identification of beneficial owner (Semua informasi tentang kontributor penerima manfaat)
  • Part 2: Claim of Tax Treaty Benefits (Klaim manfaat perjanjian pajak)
  • Part 3: Certification (Pernyataan keabsahan data)

Part 1: Identification of beneficial owner
Berisi tentang biodata Nama, alamat lengkap, nomor ID tax, juga tanggal lahir. Isi hanya dibagian-bagian sesuai gambar :
Identification of beneficial owner

Part 2: Claim of Tax Treaty Benefits
Disini sobat harus menetapkan ketentuan nilai pajak serta kondisi pajak sesuai perjanjian, tidak perlu pusing, cukup pilih negara maka nilai dan kondisi akan otomatis terisi
Claim of Tax Treaty Benefits

Part 3: Certification
Berupa pernyataan tertulis, sobat langsung klik "Review and sign".
Certification

Setelah form tax selesai diisi, sobat perlu "review" terlebih dahulu, pastikan semua data telah diisi dengan benar. Kemudian beri "sign" atau tanda tangan digital. Isi dengan nama Lengkap sobat sesuai Part 1, lalu klik submit.
Review and sign
Selesai.

0 Response to "Cara Mengisi Form Tax W-8BEN Shutterstock"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel